Khutbah Idul Fitri: Empat Pilar Kebangkitan Umat
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika pertama kali tiba di Madinah, tidak langsung membahas strategi politik atau ekonomi. Beliau justru
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika pertama kali tiba di Madinah, tidak langsung membahas strategi politik atau ekonomi. Beliau justru
الحمد لله الذي ربانا على الشدائد والملاحم بالصيام، وجعلنا بالصبر واليقين أئمة الأنام، خصَّ الله بالفضلِ والتَّشرِيفِ شهرَ رمضانَ، وأَنزلَ
Khutbah Idul Fitri, 1 Syawwal 1446H, di Masjid al-Hikmah Duren Sawit Jaktim,. Dr. H. Anung Al Hamat, Lc.,M.Pd.[1] إن الحمد
Draft KHUTBAH IDUL FITRI Idul Fitri Momentun Membangun Peradaban dari Pesan Pertama Nabi di Madinah Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu
Di hari yang fitri ini, umat Islam merayakan keberhasilan melewati ujian Ramadan dengan penuh suka cita. Namun, apakah kemenangan ini
Idul Fitri bukan hanya tentang kembali kepada kesucian diri, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur. Sebagai umat
Hari kemenangan telah tiba, namun bagi sebagian dari kita, Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momen perenungan yang mendalam. Air